Senin, 10 Agustus 2015

Turunkan Standar, Mak

Beberapa waktu lalu, seorang kawan menasehati (setelah sebelumnya minta ijin mau ngomel) :
"Suatu saat tiba masanya ketika kita harus berdamai dengan diri sendiri. Menurunkan standar. Sambil menengok ke belakang, dan menunduk takzim. Mengucapkan selamat tinggal kepada masa-masa ketika tempat tidur harus licin sempurna, lantai bebas dari remah-remah, semua baju harus disetrika, dan tata letak barang sesuai definisi".
Lalu tambahnya "gw bisa survive setahun di sini tanpa nyetrika baju! jadi begini tipsnya... blablabla dst dst"
Sip deh. Ayo kita move on :D:D:D

Minggu, 09 Agustus 2015

Happy National Day, Singapore!

Happy National Day, Singapore!

Setidaknya selama 4 tahun kuliah dan 1 tahun bekerja di sana, sempat merasakan nyaman, damai, tentram dan nyaris tiada perasaan insecure. Sebuah jenis rasa nyaman yg belum tergantikan. Terimakasih sekali telah membiayai pendidikan seorang kembang sate (kalau bilang kembang desa ntar pitnezzz ~_~) sampai menjadi sarjana, sehingga tiada perlu lagi galau memikirkan ketercukupan uang saku dari kampung halaman ðŸ˜‰ðŸ˜‰ðŸ˜‰.

Majulah Singapura!

Jumat, 07 Agustus 2015

Teko's in de Holland [Adegan 9]

Teko's in de Holland
Adegan 9

Bahagia itu gak selalu sederhana.
Kadang rumit, berat, besar, sangar, dan bertaring.
Dinosaurus!


Teko's in de Holland [Adegan 8]

Teko's in de Holland.
Adegan 8.

Niat hati mau bikin rendang dengan bumbu2 seadanya. Tapi penampakannya galau antara rawon dan daging berkuah ~_~.
B : gimana? Enak gak?
H1 : enak sup nya.

Malah dikira sup kiki 
emoticon
 



Kamis, 06 Agustus 2015

Berkah Perniagaan

Mungkin ada baiknya dalam perniagaan, kita tidak menjual barang yang rusak, atau minimal memberi tahu cacatnya kepada calon pembeli, sehingga jadi indah ujungnya dan jadi manis kisahnya. Alangkah sayangnya jika sedikit rupiah menodai keberkahan rizqi. Bukankah kita tidak tahu di sebelah mana letak keberkahan itu?
** IMHO
** Note to myself
Ngomong2 soal keberkahan, mumpung gak mood nyetrika, anak-anak juga lagi unyu anteng, buka2 kembali buku favorit ini. Lapis-lapis keberkahan. Terutama saat sampai kepada bab "Bertumpuk-tumpuk bahan karya : Soal Rasa". Semoga penulisnya berkenan dikutip di sini :
...
Hal 134 :
Rizqi adalah ketetapan. Cara menjemputnya adalah ujian. Ujian yang menentukan rasa kehidupan. Di lapis-lapis keberkahan dalam setitis rizqi, ada perbincangan soal rasa. Sebab dialah yang paling terindra dalam hayat kita di dunia.
Aku tahu, rizqiku takkan diambil orang, karenanya hatiku tenang. Aku tahu, amalku takkan dikerjakan orang, karenanya kusibuk berjuang (Hasan Al-Basri)
Hal 510 :
Begitulah yang kita lihat ;berburu berkah itu alangkah berat. Tapi syukurlah kita tahu, bahwa di dalamnya ada banyak rasa nikmat.


Teko's in de Holland [Adegan 7]

Teko's in de Holland.
Adegan 7.

[Bukan Tanah Abang - Blok M]
H1: "Dadaaaah Abaaah, baik2 di Jakarta" 
Emak : "Tolong do'akan mereka sehat-sehat kiki emoticon"
H2 : "Besok main ke sini lagi yaaaa"
Dipikirnya Tanah Abang - Blok M kali yes , bisa naik gojek :D:D
10 menit setelah dadah-dadah.
H2 : "Abah dah nyampe Jakarta ya Bundo?"
Emak : "Stasiun Delft juga belum, tuh masih di halte bis ^_&"
Ternyata dipikirnya Monas - Sarinah ~_~
*new chapter

Sabtu, 01 Agustus 2015

Teko's in de Holland [Adegan 6]

Teko's in de Holland.
Adegan 6.
[Baru kelar pindahan]


Gak ada dialog sih. Hanya penandatanganan perjanjian kesepakatan area kekuasaan.
Area orens adalah kerajaan Teko, ruang bermain dan berkreasi sebebas2nya. Bebas yang terdefinisikan. Dapat dirapikan sebelum tidur saja.
Area merah adalah
...area kerajaan Bundo Kanduang,
...limpapeh rumah nan gadang,
...sumarak dalam nagari.
Hanya boleh dikunjungin saat dipanggil atau jam tidur teko 2 (emak sadis ~_~).
Area lain? Masih kacau balau. Definisi posisi barang-barang masih belum jelas. Metadatanya belum lengkap ðŸ˜†ðŸ˜†ðŸ˜†. Bundo masih belum dapat inspirasi tema ruangan. Level keberantakannya? Hmm, jadi teringat kisah utusan Kerajaan Majapahit yang datang ke Kerajaan Pagaruyuang sebagai bagian dari perwujudan sumpah palapa (maap jika saja derajat kisahnya gak shohih ðŸ˜†ðŸ˜†). Utusan Majapahit lalu malah disambut dengan acara adu kerbau sebagai simbol peperangan. Yang katanya asal usul nama Minang Kabau. Menang adu kerbau ðŸ˜‰. Kebayang gimana chaos-nya suasana adu kerbau donk. Berantakan sana sini. Kebayang perasaan mande-mande seantero Sijunjuang melihat betapa berantakan kondisi Ranah Minang kala itu. Nah, saya lagi berusaha menghayatinya 😀😀😀. Maap lagi jika analoginya lebay. Curhat bernuansa kedaerahan ðŸ˜†ðŸ˜†.
....
....
Deg2an menunggu hari pertama Tekos sekolah. Dan makin deg2an menunggu saat Bundo juga mulai sekolah

Selasa, 28 Juli 2015

Teko's in de Holland [Adegan 5]

Teko's in de Holland.
Adegan 5.
Seharian gotong-royong belajar bikin bakso bersama teko-teko. Paling seru saat membuat adonan. Walau sesekali ada pertengkaran perebutan area kekuasaan.
Beberapa jam kemudian. Jreeeng... hasilnya gak ok, penampakannya kacau balau, jelek, kenyal2 gak jelas. Bakso apa cireng? ~_~. Ah, sedih
Bundo : "Nak, misi pertama kita gagal, nanti kita coba lagi ya. Jangan menyerah. Sekarang emak mau rendam cucian dulu. Bakso gagalnya lagi ditiriskan"
Teko's : "iya"
15 menit kemudian, saat balik ke dapur, emakpun melongo. Teko 1 lagi asyik makanin bakso pake garpu, langsung dari wadah penirisan (anggap aja itu namanya). Dia lupa kuliahnya Professor Sabine, bab 3.
Bundo : "lah, ngapain? Bukannya gak enak?"
Teko 1 : "kata siapa? Itu kan kata Bunda. Tadi kan aku belum coba. Enak kok"
Bundo : "wah iya maaf, kita belum diskusi soal rasa. Masa sih enak? Dah dari tadi makannya?"
Teko 2 : "abang udah makan 13. Dihitung tadi"
Bundo : (meleleh) "wow, berarti misi kita gak terlalu gagal. Ok, lanjutkan. Tapi pakai piring ya ~_~"
Teko 1 : "o iya, lupa"
*Diam-diam emak memunguti kembali kepercayaan dirinya yang sempat berguguran...

Kamis, 23 Juli 2015

Teko's in de Holland [adegan 4]

Teko's in de Holland.
Adegan 4
Teko 1&2 : $@&@&@$$@***€☆☆☆ 
(memainkan bbrp jurus dunia persilatan)
Emak : sudah sudah, yo kita bercerita, sambil temenin bunda nyetrika. Mau diceritain apa?
Teko 2 (5yrs) : Dinosauruuuuusss!
Teko 1 (7yrs) : Anne Frank dan Lewis Carrol.
Emak : wutttt?? tau dari mana?
Teko 1 : dari buku ensiklopedi Tanya dan Jawab.
Emak : wah, canggih bukunya, dapet dimana? Apa aja isinya
Teko 1 : dikirimin Abah ke Padang. Ada tentang penemuan TV, bioskop, kuda. Banyaaaak.
Emak : oh ok deh. Sini bunda ceritain (trus buka Google)
*anak jaman sekarang

Rabu, 22 Juli 2015

Teko in de Holland [Adegan 1 - 3]

Teko's in de Holland.
Adegan 1 :
H1 : bunda, abis dari kamar mandi ya?
B : iya
H1 : jangan lupa tutup toiletnya ya, bunda.
H2 : juga jangan lupa matiin lampu, supaya hemat listrik
B : ok sip
*kok jadi kebolak balik ya? Bukannya mestinya emaknya yg ngajarin ~_~
Adegan 2 :
B : kok basah kuyup, abis ngapain?
H1 : merendam baju dedek, yang kemaren ngompol?
B : wah, emang tahu caranya rendam baju?
H1: tahu, kan pernah liat bunda.
B : emang rendam pake apa? Perasaan sabun cuci abis deh.
H1 : pake sabun mandi bunda, supaya wangi
B : oow.. rajin sekali anak bunda (dan dia ngabisin setengah liter sabun mandi-kuh)
Adegan 3 :
H2 : bunda jangan keluar dapur dulu ya..
B : kenapa emangnya?
H2 : adek lagi nyapu lantai, nanti kalau dah kelar boleh lewat.
H1 : gpp dek, asal bunda lap dulu kakinya.
B : ya udah, ditunggu kabarnya ðŸ˜†
Jangan-jangan beberapa  minggu lagi : "bunda jangan ke dapur dulu ya, aku lagi masak rendang" ~_~